Pages

Ads 468x60px

Labels

Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia. Tampilkan semua postingan

Makromolekul (polimer)dan Jawaban kisi UAS Kimia SMA

Polimer
Kata polimer berasal dari bahasa Yunani, yaitu poly dan merosPoly berarti banyak dan meros berarti unit aatu bagian. Jadi polimer adalah makromolekul (molekul raksasa) yang tersusun dari monomer yang merupakan molekul yang kecil dan sederhana.
2.  Penggolongan Polimer
a)    Berdasarkan Asalnya
1)   Polimer alam
adalah polimer yang terbentuk secara alami di dalam tubuh makhluk hidup.

Tabel beberapa contoh polimer alam

c)    Berdasarkan Sifat terhadap Pemanasan atau Sifat Kekenyalannya
1)   Termoplastik
adalah polimer yang bersifat kenyal atau liat jika dipanaskan dan dapat dibentuk menurut pola yang diinginkan. Setelah dingin, polimer menjadi keras dan kehilangan sifat kekenyalannya. Contoh : polietilena, PVC, seluloid, polistirena, polipropilena, asetal, vinil, nilon dan Perspex.
2)   Termosetting
adalah polimer yang bersifat kenyal saat dipanaskan, tetapi setelah dingin tidak dapat dilunakkan kembali. Jika pecah, polimer tersebut tidak dapat disambungkan kembali dengan pemanasan. Contoh : bakelit, uretana, epoksi, polyester, dan formika.



Baca Selengkapnya →Makromolekul (polimer)dan Jawaban kisi UAS Kimia SMA

soal jawaban lemak kelas XII

Pilihan ganda soal jawaban lemak 20 butir. 5 uraian soal jawaban lemak
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.
1. Lemak adalah senyawa karbon yang termasuk golongan ….
A. polialkohol
B. ester
C. asam karboksilat
D. aldehida
E. eter
2. Lemak dan minyak mengandung jenis unsur yang sama, yaitu C, H, O. Perbedaannya terletak pada ….
A. struktur molekul
B. jumlah asam lemak
C. ikatan antaratom karbon
D. kereaktifan gugus ester
E. jenis gugus polihidroksi
3. Ciri utama asam karboksilat dalam lemak adalah ….
A. mengandung gugus karboksilat
B. memiliki rantai karbon yang panjang
C. memiliki ikatan rangkap dua
D. dapat dihidrolisis
E. membentuk sabun dengan logam alkali
4. Pernyataan berikut yang sesuai dengan gliserol adalah ….
A. sukar larut dalam air, tetapi larut dalam eter
B. merupakan alkohol tersier
C. nama IUPAC: 1,2–propanadiol
D. tergolong senyawa polihidroksi
E. berupa cairan kental dan beracun
5. Di antara struktur berikut yang merupakan struktur minyak adalah ….
A.
B.
C.
D.
E.
6. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH, salah satu produknya adalah ….
A. propanol
B. gliserol
C. nitrogliserin
D. ester
E. asam asetat
7. Pada pembuatan margarin, untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linolenat, C17H31COOH, diperlukan gas hidrogen sebanyak ….
A. 2 mol
B. 3 mol
C. 4 mol
D. 5 mol
E. 6 mol
8. Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯→RCOONa + ROH dinamakan reaksi ….
A. penyabunan
B. esterifikasi
C. pirolisis
D. penggaraman
E. hidrolisis
9. Reaksi penyabunan adalah reaksi antara ….
A. gliserol dan NaOH
B. etanol dan NaOH
C. asam karboksilat dan NaOH
D. gliserida dan NaOH
E. gliserol dan asam lemak
10. UMPTN 1999 B:
Untuk menentukan adanya ikatan rangkap digunakan pereaksi brom. Reaksi yang terjadi pada penentuan ini
adalah reaksi ….
A. substitusi
B. adisi
C. oksidasi
D. eliminasi
E. reduksi
11. Satu molekul gliserol bereaksi dengan tiga molekul palmitoleat. Nama senyawa yang terbentuk adalah ….
A. trigliserin
B. tripalmitolein
C. trigliserida
D. tripalmitoleat
E. gliserilpalmitoleat
12. Lemak dengan nama gliseril trilinoleat memiliki struktur ….
A.
B.
C.
D.
E.
13. Bilangan yang menyatakan kadar asam lemak bebas dalam suatu lemak atau minyak dengan cara reaksi
penetralan disebut ….
A. bilangan asam
B. bilangan penyabunan
C. bilangan ester
D. bilangan iodin
E. bilangan penetralan
14. Bilangan yang menunjukkan jumlah ikatan rangkap dalam lemak atau minyak adalah ….
A. bilangan asam
B. bilangan penyabunan
C. bilangan ester
D. bilangan iodin
E. bilangan penetralan
15. Jika pada titrasi 10 mg lemak memerlukan 15 mL KOH 0,1 M untuk mencapai titik akhir titrasi maka bilangan asamnya adalah ….
A. 15,0 D. 8,4
B. 12,5 E. 7,5
C. 10,0
16. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah ….
A. asam stearat
B. asam linoleat
C. asam palmitat
D. asam linolenat
E. asam oleat
17. Pada penentuan BI, iodin yang terbentuk dititrasi dengan Na2S2O3. Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks ini adalah ….
A. 2 D. 5
B. 3 E. 6
C. 4
18. Di antara bahan makanan berikut yang mengandung kolesterol paling rendah adalah ….
A. susu D. daging sapi
B. telur E. madu
C. daging ayam
19. Di antara asam lemak berikut yang tergolong asam lemak esensial adalah ….
A. asam laurat
B. asam palmitat
C. asam stearat
D. asam linolenat
E. asam butirat
20. Di antara minyak berikut yang dapat menjaga kesehatan dalam jumlah yang cukup adalah ….
A. minyak kelapa
B. minyak sawit
C. minyak jagung
D. minyak jarak
E. minyak kacang
21. Vitamin yang tidak larut dalam lemak adalah vitamin ….
A. A D. E
B. C E. K
C. D
22. Prostaglandin adalah senyawa yang mengatur keseimbangan efek-efek biologis. Pembentukan prostaglandin dapat dihambat dengan adanya ….
A. asam salisilat D. kafein
B. aspirin E. streptomisin
C. penisilin
23. Prostaglandin dapat dibiosintesis dari asam lemak ….
A. palmitat D. laurat
B. stearat E. miristat
C. linolenat
24. Di dalam air, ion-ion sabun yang berasal dari asam lemak membentuk ….
A. ikatan hidrogen
B. misel
C. rantai polimer
D. s elling
E. endapan minyak
25. Rumus struktur detergen adalah ….
A.
B.
C.
D.
E.
B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.
1. Sebutkan perbedaan sifat-sifat lemak dan minyak. Mengapa minyak dan lemak berbeda, padahal struktur
dan jenis unsur yang dikandungnya sama?
2. Suatu lemak setelah disafonifikasi dan diasamkan, menghasilkan dua ekuivalen asam palmitat dan satu
ekuivalen asam oleat. Gambarkan struktur dari asam lemak tersebut.
3. Suatu trigliserida mengandung dua satuan asam stearat dan satu satuan asam palmitoleat. Apakah produk
utamanya jika diolah dengan:
a. larutan NaOH dan dipanaskan.
b. gas hidrogen dengan katalis Ni, pada suhu dan tekanan tinggi.
c. ditambah bromin dalam CCl4?
4. Apakah perbedaan dan kesamaan antara:
a. bilangan asam dan bilangan penyabunan;
b. bilangan ester dan bilangan penyabunan?
5. Mengapa lemak tidak jenuh diperlukan dalam diet manusia bagi kesehatan? Jelaskan.
6. Apa perbedaan utama antara sabun dan detergen? Apa pula kesamaannya?
Kunci Jawaban
A. Pilihan ganda
1. B 11. B 21. B
3. B 13. A 23. C
5. D 15. D 25. A
7. E 17. A
9. D 19. D
B. Esai
1. Lemak Padat pada suhu kamar, mengandung asam lemak jenuh, dan banyak terdapat dalam hewan.
Adapun minyak cair pada suhu kamar, mengandung asam lemak takjenuh, dan banyak terdapat dalam
tanaman. Perbedaannya disebabkan adanya ikatan rangkap (tidak jenuh) pada minyak.
3. a. Gliserol dan sabun dari jenis Na–stearat dan Na–palmitoleat.
b. Mentega dari jenis stearat.
c. Ikatan rangkap pada asam palmitoleat diadisi oleh bromin.
5. Untuk menjaga keseimbangan hormon.

sumber :budisma.web.id
Baca Selengkapnya →soal jawaban lemak kelas XII

Rangkuman Bab Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, dan Lemak)

1. Makromolekul adalah molekul dengan massa molekul relatif yang besar sekali, misalnya polimer.


2. Satuan pembentuk polimer disebut monomer.

3. Ada 2 jenis polimer, yaitu polimer alam dan polimer sintetik (buatan).

4. Berdasarkan monomer pembentuknya, polimer dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu kopolimer dan homopolimer.

5. Polimer merupakan gabungan monomer-monomer yang terbentuk dengan dua cara, yaitu polimer adisi dan polimer kondensasi.

6. Polimer adisi tersusun atas monomer-monomer yang sama, yaitu bergabungnya monomer yang mempunyai ikatan rangkap menghasilkan polimer tanpa zat lain.

7. Polimer kondensasi tersusun atas monomer yang berbeda, yaitu bergabungnya monomer menghasilkan polimer dan zat lain.

8. Polimer yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya plastik, karet, tekstil, cat, dan wajan antilengket (teflon).

9. Polimer ada yang termoset dan termoplast.

a. Plastik termoset, yaitu plastik yang jika dipanaskan menjadi keras.
b. Plastik termoplast, yaitu plastik yang jika dipanaskan akan menjadi lunak.

10. Berdasarkan strukturnya, polimer ada yang lurus, bercabang, dan berikatan silang.

11. Berdasarkan urutan monomer dan jumlah monomer polimer digolongkan menjadi dua yaitu, homopolimer dan kopolimer.

12. Kopolimer terdiri atas kopolimer blok, kopolimer tak beraturan, kopolimer bergantia, dan kopolimer bercabang.

13. Karbohidrat mempunyai rumus umum Cn(H2O)n.

14. Karbohidrat yang mengandung gugus aldehida disebut aldosa.

15. Karbohidrat yang mengandung gugus keton disebut ketosa.

16. Monosakarida terdiri atas glukosa, galaktosa, dan fruktosa.

17. Disakarida jika dihidrolisis akan menjadi dua molekul monosakarida.
a. sukrosa + air -> glukosa + fruktosa
b. maltosa + air -> glukosa + glukosa
c. laktosa + air -> glukosa + galaktosa

18. Yang dapat dioksidasi oleh pereaksi Fehling, Benedict, atau Tollens, yaitu glukosa, fruktosa, maltosa, dan laktosa.

19. Polisakarida terdiri atas amilum, selulosa, dan glikogen.

20. Pada hidrolisis polisakarida dihasilkan beberapa molekul monosakarida.

21. Asam amino bersifat amfoter, di dalam larutan membentuk zwitter ion.

22. Protein sederhana jika dihidrolisis hanya menghasilkan asam amino saja, sedangkan pada protein kompleks (majemuk) selain asam amino dihasilkan juga gugus lain.

23. Pereaksi yang digunakan untuk menguji protein, yaitu pereaksi Biuret, Millon, dan Xantoprotein.

24. Lemak adalah senyawa ester yang berasal dari gliserol (polialkohol) yang ketiga gugus OH-nya diganti dengan sisa asam.

25. Lemak nabati adalah lemak yang dikandung oleh tumbuh-tumbuhan. Lemak alam ini terbentuk dari gliserol dan asam-asam yang tidak jenuh.
 BAB V : Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, dan Lemak)
1. Makromolekul adalah molekul dengan massa molekul relatif yang besar sekali, misalnya polimer.

2. Satuan pembentuk polimer disebut monomer.

3. Ada 2 jenis polimer, yaitu polimer alam dan polimer sintetik (buatan).

4. Berdasarkan monomer pembentuknya, polimer dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu kopolimer dan homopolimer.

5. Polimer merupakan gabungan monomer-monomer yang terbentuk dengan dua cara, yaitu polimer adisi dan polimer kondensasi.

6. Polimer adisi tersusun atas monomer-monomer yang sama, yaitu bergabungnya monomer yang mempunyai ikatan rangkap menghasilkan polimer tanpa zat lain.

7. Polimer kondensasi tersusun atas monomer yang berbeda, yaitu bergabungnya monomer menghasilkan polimer dan zat lain.

8. Polimer yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya plastik, karet, tekstil, cat, dan wajan antilengket (teflon).

9. Polimer ada yang termoset dan termoplast.

a. Plastik termoset, yaitu plastik yang jika dipanaskan menjadi keras.
b. Plastik termoplast, yaitu plastik yang jika dipanaskan akan menjadi lunak.

10. Berdasarkan strukturnya, polimer ada yang lurus, bercabang, dan berikatan silang.

11. Berdasarkan urutan monomer dan jumlah monomer polimer digolongkan menjadi dua yaitu, homopolimer dan kopolimer.

12. Kopolimer terdiri atas kopolimer blok, kopolimer tak beraturan, kopolimer bergantia, dan kopolimer bercabang.

13. Karbohidrat mempunyai rumus umum Cn(H2O)n.

14. Karbohidrat yang mengandung gugus aldehida disebut aldosa.

15. Karbohidrat yang mengandung gugus keton disebut ketosa.

16. Monosakarida terdiri atas glukosa, galaktosa, dan fruktosa.

17. Disakarida jika dihidrolisis akan menjadi dua molekul monosakarida.
a. sukrosa + air -> glukosa + fruktosa
b. maltosa + air -> glukosa + glukosa
c. laktosa + air -> glukosa + galaktosa

18. Yang dapat dioksidasi oleh pereaksi Fehling, Benedict, atau Tollens, yaitu glukosa, fruktosa, maltosa, dan laktosa.

19. Polisakarida terdiri atas amilum, selulosa, dan glikogen.

20. Pada hidrolisis polisakarida dihasilkan beberapa molekul monosakarida.

21. Asam amino bersifat amfoter, di dalam larutan membentuk zwitter ion.

22. Protein sederhana jika dihidrolisis hanya menghasilkan asam amino saja, sedangkan pada protein kompleks (majemuk) selain asam amino dihasilkan juga gugus lain.

23. Pereaksi yang digunakan untuk menguji protein, yaitu pereaksi Biuret, Millon, dan Xantoprotein.

24. Lemak adalah senyawa ester yang berasal dari gliserol (polialkohol) yang ketiga gugus OH-nya diganti dengan sisa asam.

25. Lemak nabati adalah lemak yang dikandung oleh tumbuh-tumbuhan. Lemak alam ini terbentuk dari gliserol dan asam-asam yang tidak jenuh.

Baca Selengkapnya →Rangkuman Bab Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, dan Lemak)

Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Kimia X


A. Apakah Larutan Itu?


Larutan adalah campuran yang bersifat homogen atau serbasama. Jika Anda melarutkan 2 sendok makan gula putih (pasir) ke dalam segelas air, maka Anda telah mendapatkan larutan gula.

B. Perbedaan Larutan Berdasarkan 
     Daya Hantar Listrik

Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan terbagi menjadi 2 golongan yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.
Baca Selengkapnya →Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Kimia X

Kimia hip hip hura : materi asam dan basa Kimia XI,


A. Sifat-Sifat Asam, Basa, dan Garam
Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Seperti diketahui, zat utama dalam cuka adalah asam asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.
Seperti halnya dengan sabun, basa bersifat kaustik (licin), selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian). Rasa pahit merupakan salah satu sifat zat yang bersifat basa.
Kita dapat mengenali asam dan basa dari rasanya. Namun, kita dilarang mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Untuk mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman dapat dengan menggunakan indikator. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi dengan asam, basa, atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna.

Baca Selengkapnya →Kimia hip hip hura : materi asam dan basa Kimia XI,

Kimia hip hip hura : reaksi asam dan basa Kimia XI,


adalah zat/senyawa yang dalam air dapat melepaskan ion hidrogen (H+) atau ion hidronium (H3O+).

Sifat asam :
  • rasanya masam
  • merusak/melarutkan logam (korosif)
  • memerahkan kertas lakmus biru
  • pH kurang dari 7
Contoh :

1. Asam Non-Oksi

Asam Klorida        :   HCl  --->  H+  +  Cl-

Asam Bromida     :   HBr  --->  H+  +  Br-

Asam Sianida       :   HCN --->  H+  +  CN-

Asam Sulfida        :   H2S  --->  2 H+  +  S2-

Baca Selengkapnya →Kimia hip hip hura : reaksi asam dan basa Kimia XI,
 

Followers

 
Blogger Templates